Translate This Page

Bukan Film Action : DENSUS 88


    Beberapa jam yang lalu, Media Informasi sedang ramai menyoroti aksi penggerebekan terduga teroris di daerah Bandung. Reporter dari berbagai media berbondong-bondong meliput aksi penggerebekan tersebut.  Bahkan beberapa media menayangkan informasi secara langsung dari lokasi kejadian.
        Baku tembak terus terjadi dilokasi. Menurut warga sekitar kejadian,  penggerebekan alot yang sudah diawali dengan baku tembak antara terduga teroris dan Densus 88 ini dimulai sekitar pukul 09.00 waktu setempat. dan masih berlangsung hingga penulis merangkum artikel ini.
      Warga menuturkan bahwa para terduga teroris memiliki sandra dan mengancam akan meledakkan bom yang telah mereka persiapkan di rumah tempat persembunyian, hal ini semakin  menyulitan DENSUS 88 untuk melakukan penggerebekan.
    Sedangkan menurut kepolisian, komplotan terduga teroris di Kab. Bandung ini masih terkait dengan kelompok Maksum, dimana tujuan mereka adalah aksi teror untuk meledakkan Polda Jawa barat. (sumber: MetroTv)

====================================================

       Entah karena pikiran saya yang terlanjur diracuni oleh tayangan film-film action Hollywood, penyergapan yang dilakukan oleh Tim Densus 88 ini tidak seperti yang saya harapkan. Kalau di film-film action kan penyergapan teroris biasanya dilakukan dengan waktu singkat, efek hujan peluru, bahkan gempita letusan   bom. Tapi saya juga sadar bahwa aksi penyergapan teroris didunia nyata tidak mungkin seheboh dan se-memukau aksi penyergapan teroris di film action. Karena tujuan akhir dari penyergapan teroris adalah untuk menciptakan suasana aman dan kondusif di masyarakat, bukan sebaliknya.

      Terlepas dari kisah kontroversial dari perjalanan DENSUS 88 dalam memberantas teroris, berikut beberapa informasi yang mungkin bisa menambah wawasan kita untuk mengenal lebih dekat tentang Pasukan Antiteror DENSUS 88 :

1. DENSUS 88 (atau Detasemen Khusus 88)  merupakan sebuah perangkat kepolisian yang dirancang sebagai unit antiteroris yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Unit khusus berkekuatan diperkirakan 400 personel ini terdiri dari ahli investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan unit pemukul yang di dalamnya terdapat ahli penembak jitu. Densus 88 mendapatkan dukungan pelatihan, biaya, dan peralatan dari badan intelijen negara Barat seperti CIA, FBI, dan National Service Australia serta US Secret Service. Hal ini dikuatkan pula oleh laporan Tempo bahwa perlengkapan canggih Densus 88 berasal dari Amerika Serikat dan sekutunya (Tempo, 8/3/2013).

2. Dari segi persenjataan,  Satuan Pasukan Khusus Polri ini dilengkapi dengan persenjataan dan kendaraan tempur buatan Amerika Serikat dan beberapa Negara lainnya , beberapa diantaranya: senapan serbu Colt M4, senapan penembak jitu Armalite AR-10, dan shotgun Remington 870. Bahkan dikabarkan satuan ini akan memiliki pesawat C-130 Hercules sendiri untuk meningkatkan mobilitasnya.

3. Pada awal pembentukan DENSUS 88 itu sendiri, di isukan bahwa Pemerintah Amerika mengucurkan Rp150 miliar dipertengahan tahun 2003 lalu. Sementara tahun-tahun berikutnya bervariasi,seperti 2005 Rp15 miliar, 2006 Rp43 miliar dan terus bervariasi tiap tahunnya.

4. Berbeda dengan katagori Pasukan Elit Militer, Jika KOPASSUS berada dalam peringkat ke-3 dari Pasukan Elit Militer didunia, maka DENSUS 88 merupaka pasukan elit antiteror di Indonesia yang berada pada urutan ke-8 dalam jajaran Pasukan Antiteror terbaik didunia. Definisi dari pasukan antiteror disini bukan hanya Kesatuan Khusus AntiTeror, namun kesatuan yang pernah terlibat dalam Operasi Antiteror, Urutannya sebagai berikut  :  SAS (UK) pada urutan pertama, DELTA FORCE (AS) diurutan kedua, GIGN/SWAT (AS) urutan ketiga dan berturut turut NAVY SEAL (AS), Sat81-Gultor (INA), KSK 7 (GER), OZNAZ (RU), dan bertengger diurutan kedelapan yaitu DENSUS 88 (INA). Penulis tidak tahu kapan dan oleh siapa penilaian itu dirilis. Namun sebagai gambaran, diakuinya  kualitas KOPASSUS tak lepas dari salah satu kesuksesannya dalam menjalankan operasi, seperti pada Operasi Woyla.

5. Nama DENSUS 88 itu sendiri bukan tanpa arti. Nama DENSUS diambil dari kependekan Detasemen Khusus, sementara angka 88 yang mengikutinya adalah angka cantik yang diambil dari tahun kelahiran saya (becanda, hehe..). Sejarah dari angka 88 itu ,menurut Ken Conboy (pengamat intelegen) dalam bukunya, nama Densus 88 didapat dari kesalahpahaman antara instruktur detasemen khusus yang notabene orang asing dengan pasukan yang dilatih. Selama masa pelatihan sering terdengar nama "ATA"  atau  “Anti Terror Act”, sebuah undang-undang  mengenai tindak Anti Teroris. Istilah ‘Anti Terror Act’ yang disingkat menjadi ‘ATA’ dalam bahasa inggris dilafalkan menjadi “Ei Ti Ei” atau senada dengan “Eighty Eight” yang dalam bahasa Indonesia berarti 88. Dari situlah mungkin nama DENSUS 88 diambil. Adapula makna "88" berikutnya adalah, angka "88" tidak terputus dan terus menyambung. Ini artinya bahwa pekerjaan Detasemen 88 Antiteror ini terus berlangsung dan tidak kenal berhenti. Angka "88" juga menyerupai borgol yang maknanya polisi serius menangani kasus ini.


Tujuan saya menulis artikel diatas, bukan untuk menunjukkan siapa penyumbang terbesar dalam pembentukan DENSUS 88, tapi sekedar apresiasi saya bahwa Indonesia memiliki DENSUS 88 yang menurut undang-undang difungsikan sebagai Satuan Anti Teror. Jika ada kontroversi mengenai itu, bahkan sejak awal pembentukannya, D88 tak pernah lepas dari kontroversi baik didalam maupun luar negeri.
Kita hanya bisa berharap bahwa keberadaan DENSUS 88 ditujukan untuk kemaslahatan bersama, dalam hal ini keamanan masyarakat yang terhindar dari tindak Terorisme, semoga saja. Salam..
Semoga terorisme di negeri ini segera sirna..    
Description: Bukan Film Action : DENSUS 88 Rating: 4.5 Reviewer: F. G. Ramadhan - ItemReviewed: Bukan Film Action : DENSUS 88

0 komentar:

NO SPAM, SPAMER'S AKAN SECARA OTOMATIS TERHAPUS DARI FORM KOMENTAR, TERIMAKASIH !