Translate This Page

Suatu senja di pulau itu..


Waktu itu saya sedang liburan disebuah pulau, pulau Sebesi namanya.. 
        Suatu sore saya dan kawan-kawan sedang asik nikmatin suasana pantai, lalu saya lihat ada seorang ibu duduk termenung gak jauh dari kita. Ternyata ibu itu sedang menunggu suaminya pulang dari melaut. Sore pun berganti senja, banyak perahu sudah merapat tapi ibu itu masih saja belum melihat suaminya. Senja itu saya lihat raut kekhawatiran dari wajah ibu tersebut.. 
         Senja pun pergi seiring datangnya malam, tapi suaminya belum juga pulang. Beberapa kali ibu itu melihat perahu mendekat dari kejauhan dan berharap itu suaminya, ternyata bukan. Hingga cahaya purnama mulai menunjukan sinarnya, akhirnya perahu yang dinanti2 ibu itu sejak sore tadi pun datang merapat. Raut kekhawatiran di wajah ibu itu pun sirna. Ibu itu langsung menyambut hangat suaminya yg baru pulang mencari sedikit rizki dari laut, walau tanpa pelukan atau kecupan pennyambutan.... 
        Raut kecemasan ibu itu ketika menunggu suaminya, mungkin bukanlah hanya sekedar cemas akan keadaan suaminya. Mungkin dibalik satu kecemasan itu terdapat ratusan kecemasan lainnya. Dan mungkin ia mulai cemas dengan rizki yg diperoleh suaminya sore itu sehinga suaminya memutuskan untuk melaut lebih malam, atau ia mulai cemas dengan keadaan anak2nya jika sang ayah tidak membawakan rizki yang cukup untuk mereka. Mungkin ibu itu pun mencemaskan semua hal dalam hidupnya yang ia gantungkan pada perahu yang digunakan suaminya itu untuk melaut....

         Ini bukanlah cerita melankolis 
tentang seseorang yang khawatir akan keadaan suaminya

 Atau cerita tentang kesulitan sebuah keluarga
yang menggantungkan hidup pada sebuah perahu

 Tapi ini adalah wujud lain dari sebuah semangat 
semangat yang saya temukan pada suatu senja di pulau itu 

 Sebuah semangat tuk tetap jalani hidup walau sesulit apapun
seperti yang ditunjukan nelayan itu ketika ia tetap mencari ikan
 atau harapan yang tak pernah putus dari seorang ibu
akan rizki yang ia gantungkan pada perahu suaminya
walaupun ia sedang diliputi sejuta masalah...

Dan inilah hidup ! 
Hidup yang penuh dengan rintangan bagi mereka yang lemah... 
Hidup yang kaya akan tantangan bagi mereka yang berani... 


Dan dari suatu senja dipulau itu,,,
Saya tau apa yang harus kita miliki untuk menghadapi hidup ini.. 
Kita harus punya sejuta harapan,,, 
Sejuta semangat dan keberanian untuk menghadapi apapun dalam hidup ini.. 
Dan jika kita punya itu semua,,,
Kita pasti akan bangga dengan hidup yang kita jalani.. 
Dan itu semua ternyata ada dalam diri kita sejak kita dilahirkan.. 
Kita hanya butuh sedikit saja sentuhan untuk membangkitkannya.. 
Dan sedikit sentuhan itu mungkin adalah sebuah ketakwaan padaNya.... !



Description: Suatu senja di pulau itu.. Rating: 4.5 Reviewer: F. G. Ramadhan - ItemReviewed: Suatu senja di pulau itu..

0 komentar:

NO SPAM, SPAMER'S AKAN SECARA OTOMATIS TERHAPUS DARI FORM KOMENTAR, TERIMAKASIH !