Translate This Page

Kamu.. duniaku.


Tak kuduga sebelumnya, seseorang yang mengirim pesan padaku adalah kamu. Seseorang yang aku tahu ketika masih berseragam putih-biru. Aku percaya bahwa cinta itu datang dengan cara yang tak terduga. Sama seperti ketika kamu masuk kedalam duniaku, cintaku..

                Aku tahu kamu adalah teman kelasku, tapi aku tak terlalu mengenalmu. Aku tak biasa untuk berinteraksi dengan kamu, atau cewek lainnya dikelas itu. Aku sadar dengan keberadaanku, sadar akan duniaku yang tak sesuai dengan lingkungan dikelas itu. Berawal saat kubaca pesan darimu, seorang teman lama yang bertanya kabar tentang aku. Pesan biasa yang kamu kirim padaku, bukanlah sekedar pesan biasa dimataku. Aku senang bahwa kamu ternyata masih mengingatku. Mungkin kamu hanya sekedar ingin tahu kabar tentang aku, tapi aku berharap lebih dari sekedar itu.
       
           Andai saja kamu tahu, aku tak mampu melihat masa depan dari sisi hidupku yang datar. Hari-hari kulalui dengan kejemuan, kepolosan, tanpa ada warna yang dapat menghiasinya sehingga menjadi berarti. Tak mampu kucari jalan yang dapat kulalui untuk keluar dari semua ini. Aku terjebak dalam dunia yang tak dapat aku bagi, tak mampu aku jalani. Aku tak bisa menentukan kemana akan kubawa tujuan dari hidup ini. Aku terjebak dengan kesendirianku disini.
             Dua tahun lalu, saat pertama ku terima pesan darimu. Aku seperti mendapat secercah arti dari keberadaanku. Kutemui setitik harapan, segores warna, sekepal semangat untuk menyusun kembali sisi kehidupanku yang datar. Tiga bulan telah berlalu sejak pesan pertamamu untukku. Aku ingin bertemu denganmu, mengenal lebih jauh tentangmu. Kuberanikan diri tuk melangkah, meniti hari-hari ku dengan tujuan yang baru. Tujuan, yang berujung padamu!
Kucoba menghubungimu..
Mengajakmu bertemu denganku.. di Mall itu.
Aku melihatmu, seseorang dari masa lalu yang kini kembali kutemui. Aku tak terlalu mengenalmu saat dulu, inilah waktuku untuk mencoba mengenal sosokmu saat ini. Tak lama waktu yang kupunya untuk berada dekat denganmu. Tapi aku ingin didekatmu, ingin mengenalmu, ingin kamu menjadi milikku.

        Aku masih sadar dengan keberadaanku, segala kekurangan yang ada dalam diriku. Tak mampu kujanjikan apapun padamu, tak berani kucoba tuk memintamu menjadi milikku. Apakah kamu mau jadi milikku? Menjalani hari-hari denganku? Menghabiskan waktu bersamaku? Menerima semua kekuranganku? Membuat hidupmu dan hidupku menjadi satu?

“..Raihlah wangi dunia.. Berdua di sisiku selamanya..
..Jelang Hari indah.. Dan wujudkan.. Sgala yang terpendam..
..Tiada satu pun bisa.. Memisahkan kisah kasih kita..
..Karna kita berdua.. Tlah berjanji.. Se-hidup se-mati..
..Slalu seutuhnya…”

Tak ada janji yang bisa kuberikan untukmu. Aku hanya mampu menunjukkan itikadku padamu, tuk hidup denganmu, membangun keluarga bersamamu.  Kukumpulkan keberanianku, kukirimkan pesan untuk bertanya padamu, untuk memintamu menjadi istriku..!

Kamu..
Sosok lama yang baru dalam hidupku..
Pemberi warna dalam keseharianku..
Penunjuk arah dalam tujuanku..

Kamu..
Cinta yang hadir dalam hidupku..
Anugerah yang Tuhan berikan untukku..
Kamu.. duniaku.

                                                           **************
                                      Baca juga kisah sebelumnya : Kamu.. dimataku.


Description: Kamu.. duniaku. Rating: 4.5 Reviewer: F. G. Ramadhan - ItemReviewed: Kamu.. duniaku.

0 komentar:

NO SPAM, SPAMER'S AKAN SECARA OTOMATIS TERHAPUS DARI FORM KOMENTAR, TERIMAKASIH !